Detail Berita

Tanggal Post : 2018-03-21

Pengukuhan Ikatan Alumni Cabang Kedokteran Universitas Tadulako

Bertempat di Gedung IT Center Universitas Tadulako Palu, Pengukuhan Anggota Baru Ikatan Alumni Universitas Tadulako cabang  Fakultas Kedokteran dan Pelantikan Pengurus Periode 2018-2022 serta Simposium Nasional  Ikatan Alumni Cabang Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako dengan judul ”Degeneratif Cases in General Practice”  Sabtu, 10 /03.

Pengukuhan tersebut dihadiri oleh Koordinator Presidium PP IKA Universitas Tadulako Bapak Dr. Ir. Muhd. Nur  Sangadji, DEA dan Sekretaris Jenderal PP IKA Universitas Tadulako Bapak Dr. Muzakir Tawil, S.Sos , M.Si serta Dekan Fakultas Kedokteran, Pemateri dan Peserta seminar Nasional. Dalam sambutannya selaku Ketua Prisidium PP IKA Untad Bapak Dr. Ir. Muhd. Nur Sangadji, DEA menegaskan bahwa salah satu masalah yang ada di Indonesia adalah “to much be a reason” terlalu banyak memberikan alasan, it’s you great a time maka temukan alasan yang positif supaya kita bisa bergerak melakukan sesuatu, jadi yang dapat disimpulkan dari maksud beliau yakni  marilah kita berhenti membuat alasan karena dapat menghambat kita untuk melakukan berbagai hal.

Beliau juga menceritakan pengalamannya Selama kurang lebih Lima tahun beliau tinggal di Perancis kemudian memeriksakan kesehatannya ke dokter, namun sebelum beliau menerima Obat ataupun suntikan karena penyakitnya, beliau merasa langsung sehat, hal tersebut dikarenakan pelayanan Dokter yang secara tidak langsung telah mengobati jiwanya. Artinya bapak mengajak kepada Dokter muda khususnya lulusan Universitas Tadulako untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Praktik kedokteran dilakukan oleh para profesional kedokteran–lazimnya dokter, dan kelompok profesi kedokteran lainnya yang meliputi perawat atau ahli farmasi. Berdasarkan sejarah, hanya dokterlah yang dianggap mempraktikkan ilmu kedokteran secara harfiah, dibandingkan dengan profesi-profesi perawatan kesehatan terkait. Profesi kedokteran adalah struktur sosial, dan pekerjaan dari sekelompok orang yang dididik secara formal, dan diberikan wewenang untuk menerapkan ilmu kedokteran. Di berbagai negara, dan wilayah hukum, terdapat batasan hukum atas siapa yang berhak mempraktikkan ilmu kedokteran atau bidang kesehatan terkait”.

 

Disambutan terakhir Koordinator Prisidium PP IKA Untad berpesan “If You Think You Can, You Can!! If You Think You Can’t, You Can’t!!” artinya marilah kita selalu berfikir bahwa kita bisa melakukannya jika kita selalu punya kemamuan.

Sistem kedokteran, dan praktik perawatan kesehatan telah berkembang dalam berbagai masyarakat manusia sedikitnya sejak awal sejarah tercatatnya manusia. Sistem-sistem ini telah berkembang dalam berbagai cara, dan berbagai budaya serta daerah yang berbeda. Yang dimaksud dengan ilmu kedokteran modern pada umumnya adalah tradisi kedokteran yang berkembang di dunia Barat sejak awal zaman modern. Berbagai tindakan pengobatan, dan kesehatan tradisional masih dipraktikkan di seluruh dunia, di mana sebagian besar dianggap terpisah.

Dekan Fakultas Kedokteran menambahkan bahwa selain dari pencapaian kompetensi kognitif, kompetensi skil, ada hal yag lain juga perlu di ingat yaitu kompetensi untuk memahami orang lain. Bagaimana cara kita untuk memahamai orang lain sebelum kita memberikan tindakan.

Kegiatan simposium nasional ini merupakan salah satu kontribusi alumni untuk Fakultas. pada sambutannya Dekan Fakultas kedokteran juga menyampaikan bahwa diakhir tahun 2017 berdasarkan penilaian akreditasi, Program Studi Kedokteran dan Program Studi Profesi Kedokteran mendapat nilai akreditasi B. Sambutan Dekan Fakultas Kedokteran yang sekaligus membuka acara Simposium Nasional dengan memukul Gong yang didampingi Oleh Koordinator Prisidium PP IKA untad dan Sekretaris Jenderal PP IKA Untad serta Ketua IKA cabang Fakultas Kedokteran yang baru saja di lantik.